Berita

img
Selasa, 9 Juli 2013 CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
189 Kali Dibaca

Sukamara, 26 Juni 2013. Pada awal musim kemarau tahun ini, BLH Kabupaten Sukamara melaksanakan salah satu kegiatan tahunannya, yaitu pembuatan spanduk-spanduk yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Selain ajakan kepada masyarakat, spanduk-spanduk tersebut  juga berisi bahaya kebakaran hutan dan lahan, yaitu bencana asap. Kegiatan ini merupakan langkah preventif BLH Sukamara dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sukamara.

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Riau selain mematikan vegetasi dan satwa, juga menimbulkan bencana lain yang tidak terduga, yaitu bencana asap. Asap tebal tidak hanya menyelimuti daerah Riau saja, akan tetapi juga sampai pada negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia. Peristiwa kebakaran hutan dan lahan seperti di Riau, dapat juga terjadi di Kalimantan, termasuk Sukamara. Ini karena Sumatera dan Kalimantan mempunyai karakteristik daerah yang sama, yaitu memiliki hutan dan gambut. Oleh karenanya, dengan pemasangan spanduk-spanduk itu, diharapkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan sehingga peristiwa kebakaran hutan dan lahan di Riau tidak terjadi di Sukamara.

Spanduk-spanduk tersebut ditempatkan pada lokasi yang strategis dan ramai dilalui orang. Pemasangan spanduk tidak hanya di Kecamatan Sukamara, tetapi juga di kecamatan-kecamatan lainnya yang rawan kebakaran hutan dan lahan seperti Kecamatan Permata Kecubung dan Kecamatan Balai Riam. Mengingat pada tahun lalu, berdasarkan pemantauan satelit pengindraan jauh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, daerah-daerah tersebut memiliki hotspot  atau titik api. (hru)